NATA SATU

Debat Wakil Presiden 2024 Membahas Investasi UMKM dan Implementasi Programmatic Ads sebagai Upaya Peningkatan UMKM

debat cawapres, umkm


Natasatu.online - Dalam gelaran debat calon wakil presiden (cawapres) di Pemilihan Presiden 2024, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), dibahas berbagai isu terkait ekonomi digital, ekonomi kerakyatan, keuangan, hingga pengelolaan APBN-APBD.

Tiga calon wakil presiden yakni Muhaimin Iskandar (cawapres nomor urut 1), Gibran Rakabuming Raka (cawapres nomor urut 2), dan Mahfud MD (cawapres nomor urut 3), telah menunjukkan kemampuan dan visi misi serta program kerja yang akan diterapkan apabila terpilih sebagai wakil presiden pada Pemilu 2024.

Dalam debat tersebut, ketiga calon wakil presiden juga menyentuh isu penting terkait usaha mikro kecil menengah (UMKM). Muhaimin Iskandar, calon wakil presiden dari pasangan nomor urut 1, membahas mengenai investasi UMKM, strategi meningkatkan investasi untuk usaha menengah, dan dorongan bagi usaha kecil untuk naik kelas.

Gibran, dalam menjawab pertanyaan mengenai strategi paslon dalam memastikan penyediaan infrastruktur sosial tanpa memberatkan keuangan daerah, menyoroti isu tersebut.

Sementara itu, Mahfud MD, calon wakil presiden dari pasangan nomor urut 3, juga menyinggung isu UMKM dan membahas 21 program unggulan yang diusung bersama dengan Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3.

Pernyataan dari ketiga calon wakil presiden tersebut menyoroti tantangan yang sedang dihadapi oleh pelaku usaha UMKM. Mereka membutuhkan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan visibilitas dan menarik lebih banyak pelanggan.

Salah satu pendekatan yang semakin diminati dalam pemasaran digital adalah penggunaan Programmatic Advertising, yang sering disebut Programmatic Ads.

Programmatic Ads adalah proses otomatisasi pembelian dan penempatan iklan secara online, menggunakan teknologi dan algoritma untuk menentukan tempat dan waktu yang tepat dalam menampilkan iklan kepada audiens yang relevan.

Pentingnya UMKM Mengadopsi Programmatic Ads:

1. Targeting yang Lebih Akurat

Programmatic Ads memungkinkan UMKM mengakses data yang kaya mengenai perilaku online audiens, memungkinkan segmentasi yang lebih spesifik dan penargetan iklan kepada audiens yang tepat, meningkatkan potensi konversi.

2. Efisiensi Biaya yang Optimal

Dibandingkan dengan iklan konvensional, Programmatic Ads lebih efisien karena memanfaatkan teknologi otomatisasi. UMKM dapat mengelola anggaran iklan mereka dengan lebih efektif dan memaksimalkan hasil dengan biaya yang lebih rendah.

3. Real-Time Bidding dan Fleksibilitas

Programmatic Ads menggunakan Real-Time Bidding (RTB) yang memungkinkan pengiklan bersaing secara otomatis dalam lelang iklan, memilih peluang yang sesuai dengan tujuan kampanye iklan.

4. Peningkatan ROI dan Konversi

Dengan penargetan yang tepat dan pengukuran kinerja yang akurat, Programmatic Ads membantu UMKM meningkatkan Return on Investment (ROI) dari kampanye iklan mereka.

5. Pengukuran Kinerja yang Tepat

Programmatic Ads memberikan data yang terukur secara rinci, memungkinkan UMKM melacak dan menganalisis kinerja iklan secara real-time, membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih cerdas.

Implementasi Programmatic Ads dapat menjadi langkah strategis yang berpotensi meningkatkan visibilitas, mengoptimalkan anggaran pemasaran, dan memberikan hasil yang lebih baik bagi UMKM di tengah persaingan di pasar digital yang semakin kompetitif.

Dengan pemahaman mendalam akan konsep dan manfaatnya, UMKM dapat memanfaatkan Programmatic Ads sebagai alat yang kuat dalam strategi pemasaran mereka.

Posting Komentar