NATA SATU

Bukan Sekadar Mandi: Inilah Dalil dan Panduan Lengkap Mandi Wajib Setelah Haid

Temukan dalil dari hadits Nabi dan tata cara mandi wajib yang mengikuti ajaran Islam secara detail

Natasatu.onlineTemukan dalil dari hadits Nabi dan tata cara mandi wajib yang mengikuti ajaran Islam secara detail


Mandi wajib setelah haid merupakan cara agar suci dari hadats kecil dan hadats besar. Mandi wajib setelah haid bagi wanita merupakan salah satu syarat untuk melaksanakan ibadah, seperti sholat, itikaf , thawaf dan ibadah lainnya.


Untuk hadats kecil biasanya bisa dilakukan hanya dengan mengambil air wudhu, sedangkan hadats besar tentunya memerulukan mandi wajib setelah haid atau yang sering disebut sebagai mandi junub.


Mandi Wajib merupakan suatu keharus yang harus dilakukan umat muslim dama mensucikan diri karena situasi tertentu, mulai dari mengeluarkan air mani sampai dengan setlah haid untuk seorang wanita


Berikut panduan tata cara mandi wajib setelah haid menurut ajaran Islam


1: Niat


Mulailah dengan niat suci dalam hati untuk melakukan mandi wajib dengan tujuan membersihkan diri dari hadas besar (haid).

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى 

"Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi Ta'aala." 

(Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala.)


2: Wudhu

Sebelum memulai mandi wajib, pastikan telah melakukan wudhu terlebih dahulu. Ini adalah langkah penting untuk membersihkan sebagian tubuh dari najis.


3 Basahi Seluruh Tubuh

Mulailah dengan membasahi seluruh tubuh dengan air bersih. Pastikan air meresap hingga ke kulit.


4: Bersihkan Alat Kelamin

Bersihkan alat kelamin secara menyeluruh dari bekas darah atau najis yang mungkin ada.


5: Bersihkan Tubuh Secara Keseluruhan

Gunakan sabun atau bahan pembersih lainnya untuk membersihkan seluruh tubuh. Pastikan tidak ada bagian yang terlewat.

6: Siram Air Ke Seluruh Tubuh


Pastikan seluruh tubuh terkena air dengan merata. Ini termasuk rambut dan bagian-bagian tubuh lainnya.

7: Mencuci Rambut dan Tubuh Tiga Kali


Proses mencuci rambut dan tubuh diulangi sebanyak tiga kali. Ini mengikuti sunnah yang dianjurkan.

8: Urutan Mencuci Bagian Tubuh


Mulailah dengan mencuci bagian kanan tubuh, kemudian bagian kiri, dan akhirnya kepala.


9: Siram Air Ke Tubuh Bagian Dalam

Pastikan air meresap hingga ke tubuh bagian dalam seperti hidung dan mulut.


10: Berdoa Setelah Mandi


Setelah selesai mandi, berdoa kepada Allah SWT dengan tulus memohon ampunan dan kesucian.

Pastikan selalu menjaga niat dan khusyu' dalam menjalankan mandi wajib setelah haid. 


Dalil Mandi Wajib


Dalil Mandi Wajib Setelah Haid Aturan mengenai mandi wajib setelah masa haid tercermin dalam salah satu hadits Nabi Muhammad SAW. 


"Apabila kamu datang haid hendaklah kamu meninggalkan salat. Apabila darah haid berhenti, hendaklah kamu mandi dan mendirikan salat," (HR Bukhari). 


Haid merupakan darah yang keluar dari rahim perempuan saat kondisinya dalam keadaan sehat, bukan terkait dengan melahirkan atau sakit. 


Dengan demikian, bacaan niat mandi wajib setelah haid berbeda dengan bacaan saat melakukan penyucian dari nifas maupun kondisi lainnya. 


Dalam Al-Qur'an, anjuran mengenai tata cara bersuci bagi muslimah sebelum melakukan salat setelah masa haid diungkapkan dalam surat Al Baqarah ayat 222. 


وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ 


Artinya: "Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu adalah suatu kotoran," Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri,"  


Setelah melaksanakan langkah-langkah di atas, seorang Muslim dianggap telah melaksanakan mandi wajib secara sah sesuai dengan sunnah.

Posting Komentar